
Halo, Sobat Netizen Sinau! Hari ini Katy dan Miko akan menemani kalian mempelajari struktur berita. Ketika membaca atau menyimak berita, kita tidak hanya perlu memahami isi beritanya, tetapi juga perlu mengetahui bagaimana berita tersebut disusun. Dengan memahami struktur berita, kita dapat menemukan informasi penting dengan lebih cepat dan tepat.
Apa Itu Struktur Berita?
Perhatikan berbagai teks berita yang pernah kalian baca atau simak. Berdasarkan susunannya, berita dapat dibagi menjadi dua bagian utama, yaitu:
- Informasi penting
- Informasi yang kurang penting
Informasi penting merupakan pokok-pokok berita yang menjadi inti dari sebuah peristiwa. Sementara itu, informasi yang kurang penting berfungsi sebagai penjelas atau pelengkap berita.
Bagian-Bagian Struktur Berita
Dalam penyajiannya, berita terdiri atas beberapa bagian berikut.

Kepala Berita (Lead)
Kepala berita merupakan bagian awal berita yang berisi informasi paling penting. Pada bagian ini biasanya terdapat unsur-unsur utama berita seperti apa, siapa, kapan, dan di mana.
Tubuh Berita
Tubuh berita berisi penjelasan lebih rinci mengenai peristiwa yang diberitakan. Pada bagian ini biasanya dijelaskan unsur mengapa dan bagaimana suatu peristiwa terjadi.
Ekor Berita
Ekor berita berisi informasi tambahan yang sifatnya kurang penting dibandingkan informasi utama. Bagian ini berfungsi sebagai pelengkap berita.
Sebagai contoh, pada berita tentang letusan Gunung Slamet, informasi mengenai sejarah letusan gunung atau jumlah letusan sebelumnya dapat ditempatkan pada bagian ekor berita karena tidak berkaitan langsung dengan inti peristiwa yang sedang diberitakan.
Pola Piramida Terbalik dalam Berita
Struktur berita umumnya disusun menggunakan pola piramida terbalik.
Pada pola ini, informasi yang paling penting ditempatkan di bagian atas. Semakin ke bawah, informasi yang disajikan menjadi semakin rinci dan tingkat kepentingannya semakin berkurang.
Struktur Piramida Terbalik
- Informasi paling penting
- Informasi penting
- Informasi pendukung
- Informasi tambahan
- Informasi pelengkap
Dengan pola seperti ini, pembaca dapat langsung memahami inti berita meskipun tidak membaca keseluruhan isi berita.
Mengapa Piramida Terbalik Penting?
Pola piramida terbalik memiliki beberapa manfaat, antara lain:
- Membantu pembaca menemukan informasi utama dengan cepat.
- Memudahkan pemahaman isi berita.
- Membantu wartawan menyusun berita secara sistematis.
- Memungkinkan pembaca tetap memperoleh informasi penting meskipun hanya membaca bagian awal berita.
Karena alasan tersebut, struktur piramida terbalik menjadi dasar penting dalam penulisan berita modern.
Ringkasan
Struktur berita terdiri atas informasi penting dan informasi pelengkap. Informasi penting dirumuskan dalam unsur 5W+1H atau ADIKSIMBA, yaitu Apa, Di mana, Kapan, Siapa, Mengapa, dan Bagaimana. Dalam penyajiannya, berita terdiri atas kepala berita, tubuh berita, dan ekor berita. Seluruh informasi tersebut disusun menggunakan pola piramida terbalik, yaitu menempatkan informasi paling penting di bagian awal dan informasi yang kurang penting di bagian akhir.
Penutup
Sobat Netizen Sinau, memahami struktur dan kaidah berita akan membantu kita menjadi pembaca yang lebih kritis dan cermat dalam menerima informasi. Dengan mengenali unsur-unsur berita dan pola piramida terbalik, kita dapat menemukan inti informasi dengan lebih mudah dan cepat.
Daftar Pustaka
Kosasih, E. dkk. 2017. Bahasa Indonesia. Edisi Revisi. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Materi ini pertama kali disusun pada 2024 dan telah diperbarui pada 2026 untuk menyesuaikan kebutuhan pembelajaran serta dilengkapi ilustrasi dan media visual terbaru.

