Cara Menulis Berita yang Baik dan Benar Menggunakan ADIKSIMBA

Halo, Sobat Netizen Sinau!

Setelah mempelajari pengertian berita, struktur berita, unsur 5W+1H (ADIKSIMBA), dan kaidah kebahasaan berita, sekarang saatnya kalian belajar menulis berita sendiri.

Menulis berita tidak sekadar menceritakan suatu kejadian. Seorang penulis berita harus mampu mengumpulkan fakta, menyusun informasi secara runtut, dan menyajikannya secara objektif agar mudah dipahami pembaca.

Pada artikel ini, Katy dan Miko akan mengajak kalian memahami langkah-langkah menulis berita yang baik dan benar menggunakan unsur ADIKSIMBA.

Apa Itu Menulis Berita?

Menulis berita adalah kegiatan menyampaikan informasi mengenai suatu peristiwa berdasarkan fakta yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan.

Berita harus memuat informasi penting yang dibutuhkan pembaca serta disusun secara jelas, objektif, dan sistematis. Oleh karena itu, penulis berita perlu melakukan pengamatan, pengumpulan data, hingga penyuntingan sebelum berita dipublikasikan.

Langkah-Langkah Menulis Berita

1. Mencari Sumber Berita

Teks berita selalu berangkat dari sebuah peristiwa atau sumber informasi yang memiliki nilai berita.

Oleh karena itu, langkah pertama yang harus dilakukan adalah mencari sumber berita yang layak diberitakan.

Sumber berita dapat berupa:

  • Peristiwa yang sedang atau telah terjadi.
  • Lembaga atau instansi tertentu.
  • Tokoh yang mengalami suatu peristiwa.
  • Tokoh yang mengetahui atau terlibat dalam suatu peristiwa.
  • Literatur atau dokumen yang dapat dipercaya.

Sebagai calon penulis berita, kalian perlu peka terhadap berbagai peristiwa yang terjadi di lingkungan sekitar, baik di sekolah, rumah, maupun masyarakat.

2. Mengumpulkan Fakta Menggunakan ADIKSIMBA

Setelah menemukan sumber berita, langkah berikutnya adalah mengumpulkan fakta-fakta yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Untuk mempermudah pengumpulan informasi, gunakan pertanyaan ADIKSIMBA yang terdiri atas:

  • Apa yang terjadi?
  • Di mana peristiwa terjadi?
  • Kapan peristiwa terjadi?
  • Siapa yang terlibat?
  • Mengapa peristiwa terjadi?
  • Bagaimana peristiwa terjadi?

ADIKSIMBA merupakan padanan unsur 5W+1H yang digunakan dalam dunia jurnalistik.

Contoh Penggalian Fakta

Misalnya terjadi kebakaran laboratorium kimia di sebuah sekolah. Beberapa pertanyaan yang dapat diajukan antara lain:

  • Apa yang terjadi?
  • Siapa yang menjadi korban?
  • Bagaimana kondisi korban?
  • Kapan kebakaran terjadi?
  • Di mana kebakaran terjadi?
  • Mengapa kebakaran dapat terjadi?
  • Bagaimana suasana saat kejadian?
  • Siapa yang bertanggung jawab atas penanganan kejadian tersebut?

Semakin lengkap fakta yang diperoleh, semakin baik pula kualitas berita yang dihasilkan.

3. Menyusun Rancangan Berita

Setelah data terkumpul, langkah berikutnya adalah menyusun rancangan berita.

Pada tahap ini, jawaban dari pertanyaan ADIKSIMBA diubah menjadi paragraf-paragraf berita yang runtut dan mudah dipahami.

Informasi yang biasanya dituliskan terlebih dahulu adalah informasi yang paling penting, kemudian diikuti informasi pendukung lainnya. Cara penyusunan seperti ini dikenal sebagai struktur piramida terbalik.

Hal-hal yang perlu dimasukkan dalam rancangan berita meliputi:

  • Apa yang terjadi.
  • Siapa yang terlibat dalam peristiwa tersebut.
  • Kapan peristiwa terjadi.
  • Di mana peristiwa berlangsung.
  • Mengapa peristiwa dapat terjadi.
  • Bagaimana proses terjadinya peristiwa.

Dengan memasukkan seluruh unsur tersebut, berita akan menjadi lebih lengkap dan informatif.

4. Menyunting Teks Berita

Sebelum dipublikasikan, berita perlu disunting terlebih dahulu.

Penyuntingan bertujuan untuk memperbaiki kesalahan penulisan dan memastikan bahwa isi berita sudah sesuai dengan fakta.

Beberapa hal yang perlu diperiksa saat menyunting berita antara lain:

  • Ketepatan penggunaan huruf kapital.
  • Ketepatan penggunaan tanda baca.
  • Kejelasan informasi.
  • Kesesuaian isi dengan fakta.
  • Kelengkapan unsur ADIKSIMBA.
  • Ketepatan penggunaan bahasa baku.

Selain itu, berita yang baik harus memenuhi beberapa syarat berikut:

  1. Faktual: Berita harus berdasarkan fakta, peristiwa, atau pernyataan yang benar-benar terjadi.
  2. Objektif: Berita harus disampaikan sesuai keadaan sebenarnya tanpa ditambah atau dikurangi.
  3. Berimbang: Berita harus adil terhadap semua pihak dan tidak memihak salah satu pihak tertentu.
  4. Lengkap: Berita harus memuat informasi yang mampu menjawab unsur ADIKSIMBA secara jelas.
  5. Akurat: Berita harus tepat, benar, dan bebas dari kesalahan informasi.

5. Merumuskan Judul Berita

Judul merupakan bagian pertama yang dilihat pembaca.

Oleh karena itu, judul berita harus dibuat singkat, jelas, menarik, dan mewakili isi berita secara keseluruhan.

Judul yang baik biasanya memuat kata-kata kunci yang menggambarkan inti peristiwa.

Contoh Judul Berita

  • Kebakaran Laboratorium Kimia SMP Harapan Bangsa Berhasil Dipadamkan
  • Banjir Rendam Puluhan Rumah Warga di Kabupaten Sleman
  • Siswa MTs Negeri Raih Juara Nasional Lomba Karya Tulis

Judul yang tepat akan membantu pembaca memahami pokok berita bahkan sebelum membaca keseluruhan isi berita.

Tips Menulis Berita yang Baik

Agar berita yang kalian tulis lebih berkualitas, perhatikan beberapa tips berikut:

  • Gunakan bahasa baku dan mudah dipahami.
  • Hindari opini pribadi.
  • Utamakan fakta daripada dugaan.
  • Pastikan informasi berasal dari sumber yang terpercaya.
  • Lengkapi berita dengan unsur ADIKSIMBA.
  • Periksa kembali ejaan dan tanda baca sebelum dipublikasikan.

Kesimpulan

Menulis berita merupakan keterampilan penting yang membantu kita menyampaikan informasi secara jelas dan bertanggung jawab. Proses menulis berita dimulai dari mencari sumber berita, mengumpulkan fakta menggunakan ADIKSIMBA, menyusun rancangan berita, melakukan penyuntingan, hingga merumuskan judul yang menarik.

Dengan memahami langkah-langkah tersebut, kalian dapat menghasilkan berita yang faktual, objektif, lengkap, berimbang, dan akurat.

Penutup

Sobat Netizen Sinau, kemampuan menulis berita akan semakin baik jika sering dilatih. Mulailah dengan mengamati peristiwa di sekitar kalian, kemudian coba susun berita sederhana menggunakan unsur ADIKSIMBA. Semakin sering berlatih, semakin terampil pula kalian menyampaikan informasi kepada pembaca.

Daftar Pustaka

Subarna, Eugenia Rakhma, dkk. 2023. Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas VII (Edisi Revisi). Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Materi ini pertama kali disusun pada 2024 dan telah diperbarui pada 2026 untuk menyesuaikan kebutuhan pembelajaran serta dilengkapi ilustrasi dan media visual terbaru.

Nama
Status
Bisa copy paste judul artikelnya
Apakah materi ini membantu Anda memahami topik yang dipelajari?
Bagian yang paling membantu Anda?
Setelah mempelajari materi ini, pemahaman saya menjadi…..
Apakah Anda bersedia jika tanggapan ini digunakan sebagai data evaluasi dan testimoni pengembangan Netizen Sinau?
Persetujuan Penggunaan Tanggapan

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top